Kamis, 01 Oktober 2020

Kegiatan Saat Jam Istirahat

Ayo Membaca

Bacalah wacana berikut dalam hati!

Kegiatan Saat Jam Istirahat
Hari ini, udara sangat cerah. Pada saat jamistirahat, anak-anak semua berada di luar kelas. Meereka bermain dan berbincang-bincang. Sebagian anak-anak ada yang jajan di kantin.



Dayu dan teman-temannya juga berada di luar kelas. Mereka melihat daun berserakan di halaman. Mereka memunguti daun sambil berbincang. Daun-daun tersebut dimasukkan ke dalam tong sampah. Mereka memasukkannya ke tong sampah organik. Sampah daun dapat diolah menjadi pupuk. Dayu senang melihat halaman bersih kembali.

Semua warga sekolah sebaiknya ikut menjaga kerapian dan keindahan. Mereka dapat berbuat sesuai kemampuan.

1.   Carilah dalam bacaan!

a.  Kalimat yang menunjukkan masalah

b. kalimat yang menunjukkan penyelesaian


Halaman Sekolah

Halaman Sekolah

Halaman sekolah yang bersih, rindang dan teduh adalah halaman sekolah yang sangat di diinginkan bagi seluruh warga sekolah baik kepala sekolah, guru, karyawan sekolah dan tentunya juga siswa-siswanya. Halaman sekolah merupakan tempat untuk melakukan semua kegiatan baik upacara, olahraga, maupun kegiatan-kegiatan sekolah yang lain.

Manfaat halaman sekolah bagi sekolah adalah tempat yang banyak digunakan untuk segala kegiatan-kegiatan formal maupun non formal. Hal yang sering dilakukan kebanyakan warga sekolah adalah sarana berkumpul. Sarana memberikan informasi dari pihak guru ke siswa-siswinya.



Ayo Mencoba
Amati gambar diatas!

SEKOLAH DAYU

Sekolah Dayu memiliki halaman yang luas. Di halaman sekolah terdapat pohon besar. Setiap hari daunnya berguguran. Penjaga sekolah menyapunya setiap pagi. Namun, selalu ada daun gugur yang tersisa.

Jika banyak daun tersisa 50 helai, Berapa banyak daun yang gugur dan tersapu? Amati pengurangan berikut! Tentukan daun yang gugur dan yang tersapu!

Banyak Daun
yang Gugur

Banyak Daun
yang Tersapu

Banyak Daun
yang Tersisa

900

850

50


Cobalah menyelesaikan soal-soal berikut! Gunakan bilangan sampai 1.000!

Banyak Daun
yang Gugur

Banyak Daun
yang Tersapu

Banyak Daun
yang Tersisa

1

1.000

-

910

=

90

2

.....................

-

.....................

=

100

3

.....................

-

.....................

=

200

4

.....................

-

.....................

=

95

5

.....................

-

.....................

=

300


Ayo Mengamati
Bisakah kamu menggunakan cerita di atas dengan banyaknya daun tersisa yang berbeda?

Tentukan juga banyaknya daun gugur dan daun tersisa! Tulislah di dalam kotak berikut!

Banyak Daun
yang Gugur

Banyak Daun
yang Tersapu

Banyak Daun
yang Tersisa

1

.....................

-

.....................

=

150

2

.....................

-

.....................

=

500

3

.....................

-

.....................

=

70

4

.....................

-

.....................

=

75

5

.....................

-

.....................

=

80







Rabu, 30 September 2020

Pantun Jenaka

Pantun Jenaka

Pantun banyak jenisnya. Untuk menghilangkan lelah atau capek, kita bisa memilih bermain pantun jenaka. Berikut contoh pantun jenaka atau pantun berisi hiburan.

 Fungsi dari pantun jenaka adalah sebagai berikut:

1.       Sebagai media hiburan untuk teman yang sedang dirundung kesedihan

2.       Sebagai media untuk membangun keakraban dari dua orang yang baru bertemu atau mengenal

3.       Sebagai salah satu strategi memberikan pesan moral yang mudah diterima oleh orang lain

4.       Sebagai bentuk sindiran pada orang lain namun tanpa tendensi untuk menyinggung perasaan ataupun melukai hati

5.       Sebagai penghangat suasana dan mencairkan suasana saat berkumpul bersama keluarga besar ataupun teman-teman kelompok.

Ciri-Ciri Pantun Jenaka

Ciri pantun jenaka sama dangan pantun lain.

Beberapa ciri pantun yang harus diketahui adalah sebagai berikut:

1. Tiap Bait Terdiri Dari Empat Baris

Jika dalam prosa dikenal dengan adanya paragraf untuk tiap rangkaian kalimat yang di dalamnya ada satu gagasan utama, pantun memiliki hal yang sama dengan sebutan bait.

Bait dalam pantun berisi untaian kata-kata yang berada dalam satu gagasan yang sama. Jika Kamu membuat pantun jenaka, maka gagasan tersebut adalah gagasan jenaka.

2. Tiap Baris Terdiri Dari 8 Hingga 12 Suku Kata

Dalam sejarahnya, pantun dulunya tidak dituliskan, melainkan disampaikan secara lisan. Dari sejarah ini memang bisa dilihat bahwa pantun adalah salah satu tradisi sastra lisan yang masih bertahan. Karena pada mulanya pantun diucapkan, maka jumlah suku kata dalam setiap baris dibuat sesingkat mungkin agar pesan bisa dipahami dengan mudah.

Oleh karena itu, saat membuat pantun terdapat ketentuan bahwa satu baris dalam pantun terdiri atas 8 hingga 12 suku kata.

Ini adalah aturan yang paling penting dalam membuat pantun. Jika pantun yang Kamu buat tidak mengikuti kaidah ini, maka tentu pantun tersebut bisa disalahkan.

3. Memiliki Sampiran dan Isi

Ciri pantun berikutnya adalah memiliki sampiran dan isi. Kedua hal ini, sampiran dan isi, adalah dua hal yang berbeda. Nah, sampiran sering disebut juga sebagai pengantar dalam pantun.

Letak pengantar ini ada di dua baris paling awal pantun. Sebagai pengantar, fungsi dari sampiran adalah menarik pembaca untuk membaca pantun hingga selesai.

Oleh karena itu, penting bagi Kamu untuk membuat sampiran yang menarik saat membuat pantun jenaka. Lalu, bagaimana dengan isi?

Nah, isi pantun adalah informasi yang disiapkan untuk diberikan kepada para pembaca. Letak isi pantun tersebut berada di baris ketiga dan keempat dari pantun.

Kedua baris ini berisi pesan –yang biasanya mengandung nilai moral, yang akan disampaikan kepada para pembaca.

4. Memiliki Rima a-b-a-b

Pantun adalah puisi lama yang memiliki aturan atau terikat dengan bentuk. Selain jumlah baris dan suku kata, aturan lain yang perlu diketahui tentang pantun adalah rima.

Ya, pantun memiliki rima a-b-a-b yang harus senantiasa diperhatikan.

Rima adalah bunyi suku kata terakhir dalam suatu baris pantun. Seperti bentuknya, aturan ini silang. Artinya, akhir suku kata di baris pertama harus sama dengan akhir suku kata di baris ketiga. Demikian pula untuk baris kedua dan keempat.

Misalnya, ketika di baris pertama Kamu menulis jingga, maka di akhir baris ketika Kamu harus menulis kata dengan rima yang sama, misalnya bunga.

Sedangkan jika di baris kedua Kamu menulis senang, maka di akhir baris keempat Kamu harus menulis kata dengan rima yang sama, misalnya tenang.

Beberapa poin di atas adalah ciri pantun jenaka dan jenis pantun lain pada umumnya. Ciri ini adalah aturan yang harus ditaati saat membuat pantun.

Karena termasuk puisi terikat, jika Kamu tidak mengindahkan ciri-ciri ini, maka pantun yang Kamu buat bisa salah.

 Contoh Pantun Jenaka

Bacalah Pantun jenaka berikut!



Manfaat Kesehatan bagi Manusia

 

Manfaat Kesehatan bagi Manusia

Kesehatan memang sangat bermanfaat. Kesehatan dapat membuat kita lebih menghargai hidup. Bagi kehidupan, kesehatab mempunyai manfaat, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Manfaat Kesehatan Secara Langsung

Ada berbagai manfaat kesehatan yang kita peroleh secara langsung, di antaranya kita dapat melakukan kegiatan sehari-hari dengan semangat tanpa ada gangguan. Kita patut bersyukur karena telah diberikan hikmah dan nikmat kesehatan yang sangat berharga. Berikut adalah manfaat kesehatan yang secara langsung dapat kita nikmati.

1. Mengurangi pengeluaran. Bayangkan jika kamu sedang sakit tentu akan mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk ke rumah sakit dan membeli obat.

2. Menambah pemasukan. Jika tubuh dalam keadaan sehat alami tentu kita dapat bekerja secara baik dan segar bugar seperti biasa. Hal ini tentu akan menambah pemasukkan dibandingkan kita sedang sakit.

3. Menghemat waktu. Mengapa salah satu manfaat kesehatan adalah untuk menghemat waktu? Hal ini dikarenakan banyaknya kegiatan dan tugas yang akan tertunda jika kita sedang sakit. Bayangkan berapa banyak tugas yang akan tertunda jika kita sakit dan berapa banyak tugas yang akan kita kerjakan jika kita dalam keadaan sehat.

Manfaat Kesehatan Secara Tidak Langsung

Manfaat kesehatan secara tidak langsung tidak kalah pentingnya dengan manfaat sehat secara langsung. Manfaat kesehatan secara tidak langsung di antaranya menjernihkan setiap pikiran, tindakan, dan mendorong kita untuk berbuat sesuatu yang positif. Selain itu, beberapa manfaat yang akan kita peroleh secara tidak langsung jika dalam kondisi sehat adalah sebagai berikut.

1. Peluang untuk sukses. Sukses hanya dapat kita peroleh dengan dukungan kesehatan pada diri kita. Kegiatan harian kita tidak akan terganggu jika kita dalam keadaan sehat.

2. Tabungan masa depan. Dengan sehat maka kita akan menabung untuk masa depan kita, tabungan ini dapat berupa kegiatan positif ataupun kegiatan amal yang kita lakukan sehari-hari.

3. Kesempatan untuk berbagi. Kesehatan akan membuat kita lebih menghargai hidup. Oleh karena itu, kita akan diberi kesempatan lebih untuk berbagi antarsesama untuk berbuat pahala.

 Disadur dari:http://manfaat.co.id/manfaat-kesehatan

Tema 2 Sub 1 Kb 5

 

LAGU BERTANGGA NADA MAYOR DAN MINOR

Lagu bertangga nada mayor banyak ditemukan pada lagu anak-anak.

Lagu bertangga nada minor kebanyakan pada lagu anak muda. Terutama lagu-lagu yang menceritakan kesedihan hati. Hal ini dapat kamu cirikan pada lagu yang kurang bersemangat dan sedih. Contoh lagu Syukur, Gugur Bunga, dan Tuhan.

Contoh lagu bertangga nada mayor dan minor adalah sebagai berikut: 

1. Lagu bertangga nada mayor



Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=64t3CcP_VKw

2. Lagu bertangga nada minor



Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=lCTMmd4yA9w

Dengan mengamati video diatas, carilan informasi dari internet mengenai:

1.   Ciri-ciri tangga nada mayor dan minor

2.   Contoh lagu-lagu bertangga nada mayor dan minor

Isikan dalam google form yang pak guru kirimkan...

Selasa, 29 September 2020

Materi diskusi pembelajaran 4 2

 

Setiap malam, Puput dan keluarganya makan malam bersama. Puput berbahagia karena bisa makan malam bersama keluarganya. Usai makan malam, ia berpikir tentang kewajiban dan haknya berkaitan dengan makanan. 


Berikut adalah video tentang kewajiban dan hak terhadap makanan..



Diskusikan dengan orang tuamu apa saja kewajiban dan hak terhadap makanan...

Sampaikan hasil diskusi dalam Google form yang bapak share melalui Whatsapp group!



Materi
Hak dan Kewajiban Terhadap Makanan

Berikut ini adalah 5 contoh hak tentang makanan:

  1. Hak untuk mengkonsumsi makanan yang bergizi
  2. Hak untuk memilih jenis makanan yang dikonsumsi
  3. Hak untuk mengolah makanan sesuai dengan keinginan
  4. Hak untuk menentukan seberapa banyak takaran makanan yang dikonsumsi
  5. Hak untuk memberikan makanan kepada yang diinginkan

Pada setiap hak, melekat pula kewajiban. Berikut ini adalah contoh kewajiban yang berkaitan dengan makanan:

  1. Wajib untuk menghargai makanan
  2. Tidak bersikap mubazir dan membuang-buang makanan
  3. Wajib membayar makanan yang dibeli
  4. Wajib mencermati kebersihan makanan yang dikonsumsi
  5. Wajib untuk mengolah makanan sebaik mungkin sebelum dikonsumsi, baik itu mentah atau dalam keadaan matang.


Hak dan kewajiban harus dilaksanakan secara seimbang agar tercipa harmoni. Hak dalam mengkonsumsi makanan haruslah berbanding lurus dengan pemenuhan kewajiban terkait makanan.

Materi Diskusi Pembelajaran 4


Makanan


Makan bersama keluarga

Apakah kaitannya makanan diatas dengan kewajiban yang harus kamu lakukan agar tubuh kamu sehat?

Apa yang sudah kamu ketahui dengan hak mendapatkan makanan?

Tahukah kamu kewajiban yang harus kamu lakukan agar tubuhmu sehat? Apa yang sudah kamu ketahui tentang hak mendapatkan makan?

 

Bacalah permasalahan berikut ini! Berilah saran apa yang sebaiknya dilakukan!

Berdiskusilah dengan kelompokmu!

Lalu, sampaikan hasil diskusimu melalui voice mail!

1. Ibuku selalu menyediakan makanan yang sehat dan bersih. Aku lebih suka jajan. Apa yang

sebaiknya aku lakukan?

2. Setiap hari ibuku menyiapkan sarapan pagi. Aku sering terburu-buru dan tak sempat sarapan.

Apa yang sebaiknya aku lakukan?

3. Ibu menyampaikan bahwa tanganku harus bersih ketika menyentuh makanan. Aku merasa

itu tidak penting. Apa yang sebaiknya aku lakukan?

4. Ayah selalu mengingatkanku agar berdoa sebelum dan sesudah makan. Aku sering kali

tidak melakukannya. Apa yang sebaiknya aku  lakukan?

5. Ayahku selalu berpesan agar aku menghabiskan makananku. Aku masih sering makan bersisa, apa yang sebaiknya aku lakukan?


Materi

Kalimat Saran

Hari ini kita akan belajar bersama tentang kalimat saran. Kita akan bahas bersama tentang apa itu kalimat saran, apa saja ciri-ciri dari kalimat saran, contoh kalimat saran, dan pada akhir bab kita juga akan berlatih menulis kalimat saran.

Kalimat saran bisa dibuat atau disampaikan oleh siapa saja, dan kepada siapa saja. Dengan catatan harus disampaikan dengan sopan dan tidak menyinggung perasaan orang yang diberi saran.

Pengertian Kalimat Saran

Kalimat saran biasa juga disebut sebagai kalimat anjuran. Nah, sekarang apa itu kalimat saran atau anjuran? 

Kalimat saran mengandung pengertian: kalimat yang berisi pendapat (usulan, anjuran) yang disampaikan untuk dipertimbangkan oleh si penerima saran.

Saran yang disampaikan tentu saja harus positif, saran berupa kebaikan. Bukan anjuran untuk melakukan sesuatu yang buruk.

Memberikan saran itu juga menunjukkan kepedulian, perhatian, dan juga kasih sayang.

Ciri-ciri kalimat saran

 Kalimat saran biasanya disampaikan dengan menggunakan kata-kata seperti berikut:

 1. Sebaiknya

2. Seharusnya

3. Ada baiknya

4. Lebih baik

5. Semestinya

6. dan lain-lain ...

 Contoh Kalimat Saran berkaitan dangen makanan

 1.      Ibu selalu mengingatkan untuk membuci tangan sebelum makan. Tigor merasa itu tidak penting.

Saranku: Sebaiknya Tigor menuruti kata ibu, karena mencuci tangan sebelum makan itu penting untuk menjaga kesehatan.

 2.      Puput tidak pernah sarapan sebelum berangkat sekolah.

Saranku: Seharusnya kamu sarapan pagi terlebih dahulu sebelum berangkat ke sekolah. Apalagi hari ini kita ada upacara bendera. Kalau tidak sarapan, bisa-bisa badan akan lemas dan kita bisa pingsan.

3.      Karin langsung bermain setelah makan. Ibunya mencuci piring.

Saranku: Ada baiknya kita belajar untuk mencuci piring sendiri setelah makan, supaya Mama tidak repot.


Minggu, 27 September 2020

Benda dan Sifatnya

Benda dan Sifatnya

Wujud Benda

Setiap benda pasti memiliki wujud.

Wujud benda ada tiga, yaitu padat, cair, dan gas. 




Berdasarkan wujudya benda-benda di lingkungan sekitar dapat dikelompokkan menjadi tiga kelompok, yaitu:

1.      Benda padat, seperti batu, tanah, batang kayu, genting, dan bata.

2.      Benda cair, seperti air, minyak tanah, minyak goreng, kecap, susu, dan sirup.

3.      Gas atau udara, seperti uap dan asap.



Padat



Cair



Gas

Sifat benda cair;

Sifat benda cair, yaitu bentuk cair dan sesuai dengan ruang yang ditempatinya, dapat mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang lebih rendah, dapat meresap melalui celah-celah kecil, dan permukaannya selalu tenang dan mendatar.

Benda cair diantaranya air, minyak tanah, minyak goreng, susu, kecap, bensin dan sirup.

Berubah bentuk sesuai dengan bentuk wadahnya




Air mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang lebih rendah



Air meresap melalui celah-celah kecil



Sifat benda padat;

Benda padat memiliki sifat berbeda dengan benda cair. Dengan melihat dan meraba kita dapat membedakan benda padat atau bukan.

Sifat benda padat, yaitu benda padat tidak dapat berubah bentuk walaupun dipindahakan dari satu tempat ke tempat yang lainnya, benda padat dapat berubah bentuk dengan perlakuan tertentu (dipukul, dipotong, dipahat, dll), dan benda padat memiliki berat.

Yang termasuk benda padat diantaranya batu, genting, pensil, penghapus, dan kayu.

Benda padat tidak dapat berubah bentuk walaupun dipindahakan dari satu tempat ke tempat yang lainnya.


Benda padat dapat berubah bentuk dengan perlakuan tertentu (dipukul, dipotong, dipahat, dll)



Benda padat memiliki berat.


 UNTUK LEBIH JELASNYA, ANAK-ANAK SAKSIKAN VIDEO BERIKUT...